Muslim sejati

Jika kita memburu kesenangan sesaat lalu menderita seabad, pintarkah kita? Jika kita sudah mengetahui sesuatu yang sementara dan sesuatu yang abadi, kemudian kita lebih mengutamakan yang sementara, cerdaskah kita? Jika untuk menyenangkan sekelompok kecil atau bahkan memuaskan ambisi pribadi, ada yang mampu mengorbankan masyarakat luas bahkan masa depan ummat, arifkan kita? Jika kita masuk kedalam kelompok demikian, sudahkah kita benar-benar Islam?

Karena bukankah suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW diutus sebagai rahmat bagi sekalian alam. Sudahkah kita benar-benar Islam? Karena bukankah suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW bersabda:

”Orang Islam itu adalah yang orang lain akan selamat dari lisannya dan tangannya”

Dalam kisah yang lain, ketika seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah SAW tercinta,
Wahai Rasulullah Islam seperti apa yang baik?

Rasulullah SAW bersabda:
”memberi makan kepada mereka yang membutuhkan, mengucapkan salam kepada orang yang
dikenal dan tidak dikenal.”

Bukankah pada kesempatan lain Rasulullah SAW pun pernah bersabda:

”sebaik-baik kamu adalah yang paling banyak manfaatnya”

Sudah Islamkah kita…..

Leave a Reply

Your email address will not be published.