Pertolongan

Setiap manusia hidup pasti pernah merasakan dan menghadapi hambatan, rintangan, dan cobaan. Begitu banyak kelokan, lubang, rintangan, paku dan duri dijalanan yang kita lalui. Ketika hambatan dan rintangan, cobaan dan tantangan lebih besar dari kemampuan saatnya pertolongan diperlukan. Maha Suci Allah, Maha Besar Allah, Maha Kuasa Allah saat ini kita dipertontonkannya pada bencana dan bencana. Bencana Tsunami, gempa bumi, banjir air, banjir lumpur, gunung meletus, tanah longsor, angin puting beliung, kecelakaan transportasi darat laut dan udara, kebakaran hutan, pasar, pertokoan, dan rumah-rumah. Berbagai macam penyakit, virus flu burung, demam berdarah, virus-virus penyakit lainnya susul menyusul.

Kita berada pada era bencana, bencana kelaparan, bencana permusuhan, perpecahan, bahkan pembunuhan. Entah sudah berapa banyak korban jiwa, entah seberapa besar kehidupan yang terhempas, entah berapa yang hilang dan kehilangan. Menghadapi kenyataaan ini apa yang harus kita perbuat? Maukah dan sudahkah kita introspeksi menghisab diri? Apakah semua ini karena kelalaian dan kebodohan kita? Atau karena kezaliman dan kemungkaran kita? Atau apakah semua ini ujian dan cobaan yang akan meningkatkan derajat kita? Sudahkan saatnyakah pertolongan kita perlukan?

Dan jika kita sepakat, ya kita perlu pertolongan, pertolongan siapa? Kepada siapa? Dan siapa yang mampu menolong kita? Jika kita sepakat bahwa hanya Yang Maha Kuasa, Yang Maha Penolong yang mampu menolong. Maka pertanyaannya adalah, maukah kita hanya beribadah menghambakan diri semata-mata kepada-Nya?

”Sesungguhnya hanya kepada-Mu lah ya Allah kami menyembah,
dan hanya kepada-Mu lah ya Allah kami mohon pertolongan”

Leave a Reply

Your email address will not be published.